
Lirik Pikiran yang Matang – Perunggu
Dinding yang mulai berjamur Setengah dua dan kubutuh tidur Isi kepalaku tak lebih penuh Dari TransJakarta kemarin subuh Mulai hari ini saja Berhenti menyaksikan polahmu

Dinding yang mulai berjamur Setengah dua dan kubutuh tidur Isi kepalaku tak lebih penuh Dari TransJakarta kemarin subuh Mulai hari ini saja Berhenti menyaksikan polahmu

Beradu impian dengan orang sekitarku Buka tirai jendela, rapikan kasurku, sudah bangga sendiri Menjelang siang, sudah habis tenagaku Kutangisi semua sebelum tidurku, coba memutus hari

Teringat seru suaramu menepis keraguan Namun dewasa mengubah Cara pandang dan keikhlasan bersaut dan bergulat Terperai-perai menghilang Perih yang terasa, sakit yang tak sirna Harapan

Lupakan sejenak Jatinangor, karena The Panturas baru saja menancapkan bendera kemenangan mereka di salah satu festival musik paling bergengsi di Asia: Fuji Rock Festival, Jepang.

Penyanyi dan musisi asal Bengkulu, Yayat Pamelay, resmi melangkah ke panggung musik serantau dengan merilis single debut berjudul “Sampai Bertemu di Syurga Nanti”, sebuah balada