Band alternative metal asal Depok, LOGEEX, kembali menghentak dengan single terbaru mereka, Musuh Bersama (Para Penghasut). Lagu ini menjadi seruan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap propaganda yang dapat memecah belah, sekaligus ajakan untuk tetap bersatu menghadapi berbagai isu sosial.
Diproduksi pada Oktober 2024 di Studio Black Ant 16, Cilodong, Depok, single ini mengangkat bagaimana para penghasut hadir di berbagai lapisan masyarakat—baik dari pihak yang berkuasa maupun sesama warga. Mereka mengeksploitasi isu suku, agama, ras, hingga politik demi kepentingan tertentu. LOGEEX mengajak masyarakat untuk tetap solid, menolak provokasi, dan lebih fokus pada isu-isu fundamental seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta keadilan hukum.
Tetap mempertahankan ciri khas Rap Rock/Nu Metal, Musuh Bersama (Para Penghasut) menghadirkan vokal rap yang agresif, mempertahankan gaya yang diperkenalkan oleh vokalis lama mereka, Gablen. Meskipun kini dengan vokalis baru, karakter kuat LOGEEX tetap terasa.
Sejak bangkit dari hiatus pasca pandemi, LOGEEX telah merilis 11 lagu dan 1 album, dengan konsistensi dalam menyuarakan realitas sosial melalui musik. Band ini telah melewati perjalanan panjang sejak terbentuk pada 2006, termasuk merilis album debut Voice of Freedom (2008) dengan hits seperti Extreme dan Tak Ada Hati. Setelah sempat vakum pada 2015, mereka kembali eksis di 2018 dengan single Delusi.
Kini, dengan Musuh Bersama (Para Penghasut), LOGEEX kembali mengobarkan semangat melawan propaganda dan menyerukan persatuan. Single terbaru ini telah resmi dirilis dan bisa didengarkan di berbagai platform streaming digital.
Tentang LOGEEX
Sebagai band alternative metal dengan pengaruh kuat nu metal, LOGEEX terinspirasi oleh Korn, Limp Bizkit, dan P.O.D., serta mengadopsi elemen post-grunge dan hard rock ala Seether, Alter Bridge, dan Audioslave.
Formasi LOGEEX saat ini:
Robby Bakha – Vokal
Tony Fibritanto – Bass
Dery Kurnia – Gitar
Fajar Akbar – Drum
















