Dunia musik kehilangan salah satu sosok pentingnya. Perry Bamonte, gitaris legendaris The Cure, dikabarkan meninggal dunia di usia 65 tahun setelah mengalami sakit singkat. Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh The Cure melalui pernyataan resmi yang dirilis bertepatan dengan momen Natal.
Vokalis The Cure, Robert Smith, menyampaikan penghormatan emosional untuk sahabat sekaligus rekan band-nya tersebut. Dalam pernyataannya, Smith menggambarkan Perry sebagai sosok yang hangat, penuh intuisi, dan sangat kreatif.
“Tenang, intens, intuitif, konsisten, dan sangat kreatif. ‘Teddy’ adalah bagian penting dari perjalanan The Cure,” tulis Smith.
Perry Bamonte resmi bergabung sebagai anggota penuh The Cure pada tahun 1990. Ia memainkan berbagai instrumen—mulai dari gitar, bass enam senar, hingga keyboard—dan terlibat dalam sejumlah album penting seperti Wish, Wild Mood Swings, Bloodflowers, Acoustic Hits, hingga The Cure. Selama periode tersebut, ia tampil di lebih dari 400 pertunjukan bersama band.
Setelah sempat meninggalkan The Cure pada 2005 untuk mengejar proyek lain, Perry kembali bergabung pada 2022 dalam rangkaian tur Shows of a Lost World. Ia kembali naik panggung bersama band dalam sekitar 90 pertunjukan, yang oleh The Cure disebut sebagai beberapa penampilan terbaik mereka. Penampilan terakhirnya berlangsung di konser Songs of a Lost World di London pada 1 November 2024.
Meski bukan anggota pendiri, peran Perry dalam sejarah The Cure terbilang sangat signifikan. Ia pertama kali bergabung dengan tim tur band pada 1984, bekerja sebagai teknisi gitar sekaligus tangan kanan Robert Smith. Kesempatan menjadi anggota penuh datang setelah kepergian Roger O’Donnell pada 1990.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tak hanya bagi personel band, tetapi juga para penggemar dan musisi lain. Sejumlah figur publik turut menyampaikan penghormatan, termasuk Stuart Braithwaite dari Mogwai yang mengenang Perry sebagai pribadi ramah dan penuh kebaikan.
Mantan drummer The Cure, Lol Tolhurst, juga menulis singkat namun menyentuh: “Farewell Teddy.”
Bagi banyak penggemar, Perry Bamonte bukan sekadar musisi pendukung, melainkan bagian tak terpisahkan dari pengalaman emosional menonton The Cure selama puluhan tahun.
Perry Bamonte dijadwalkan ikut serta dalam tur The Cure berikutnya tahun depan. Kini, ia dikenang sebagai sosok yang kontribusinya akan terus hidup melalui musik dan kenangan para pendengar di seluruh dunia.
