Kings Music x Mesin Waktu: Dari Awal Terbentuk hingga Dinamika Musik

Kings Music kembali hadir di Vapor King Store Kutisari, kali ini bersama band asal Surabaya yang sedang naik daun, Mesin Waktu. Setelah sebelumnya membawakan single “Kuda Besi” secara akustik, di sesi ngobrol ini mereka berbagi cerita seputar perjalanan bermusik, mulai dari perkenalan personel hingga dinamika kreatif yang membentuk karakter band.

Mesin Waktu terdiri dari empat personel utama yang masing-masing membawa warna berbeda:

Michele (Vokal) – suara khasnya menjadi jiwa dalam setiap lagu.

Christian (Gitar) – penggagas utama, sekaligus pencipta lagu-lagu Mesin Waktu.

Goen (Bass) – memberikan groove dan ritme yang memperkaya harmoni.

Aditya (Drum) – menghidupkan energi dengan beat yang solid.

Mereka juga sering bekerja sama dengan musisi tambahan seperti Alfa Balapung (Keyboard) untuk memperluas nuansa musik.

Awal mula band ini berangkat dari obrolan santai dan kecintaan yang sama terhadap musik. Christian sebagai penulis lagu mulai merangkai materi, yang kemudian mengajak Michele, Goen, dan Aditya untuk bergabung. Dari titik itu, Mesin Waktu resmi lahir, dengan visi menghadirkan karya yang jujur, dekat dengan kehidupan sehari-hari, dan mudah diresapi pendengar.

Nama “Mesin Waktu” sendiri dipilih karena musik bagi mereka adalah perjalanan — menghubungkan masa lalu, masa kini, hingga imajinasi masa depan.

Mesin Waktu menghadirkan musik dengan nuansa pop rock modern yang sarat dengan cerita personal. Lagu-lagu mereka lahir dari pengalaman nyata, keresahan, dan penghormatan kepada hal-hal sederhana dalam hidup. Misalnya, single “Kuda Besi” yang bercerita tentang perjuangan seorang ayah, lahir sebagai bentuk apresiasi bagi sosok yang sering terlupakan.

Dalam proses kreatifnya, mereka terbuka dengan berbagai pengaruh. Setiap personel membawa inspirasi dari genre yang berbeda, sehingga menghasilkan warna musik yang dinamis. Michele dengan vokal pop yang emosional, Christian dengan sentuhan rock, Goen dengan groove yang kuat, serta Aditya dengan beat energik, semuanya melebur dalam harmoni khas Mesin Waktu.

Kings Music bersama Mesin Waktu di Vapor King Kutisari bukan hanya jadi panggung musik, tapi juga ruang cerita. Obrolan ini mengingatkan bahwa setiap lagu adalah potongan kisah hidup, dan Mesin Waktu berhasil menjadikannya abadi dalam karya mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *