Comeback-nya Band Asal Singapura, Bhumiband Merilis Single dan Video AI “EUFORIA”

Setelah comeback pada tahun 2016 lalu, Bhumiband telah merilis setidaknya ada 9 single dan satu album dengan judul “Inilah Dunia” hingga tahun 2022. Pada akhir tahun 2023 Bhumiband merilis single “EUFORIA”. Nantinya single ini akan masuk dalam rencana EP berjudul sama dengan genre rock di tahun ini. Bhumiband kembali  ke musik asalnya, yaitu rock band dengan EP “EUFORIA” yang  berisi 5 lagu baru.

“Kami ingin tetap mempertahankan nuansa rock dari album kedua kami, Konspirasi Dunia, namun dengan sentuhan modern. Menurut saya, lagu-lagu dari EP ini terinspirasi dari band-band new age seperti Muse, Imagine Dragons dengan sentuhan Kami ingin lagu-lagu kami memiliki nuansa ‘arena’ di mana kami dapat mengguncang panggung secara live secara langsung di atas panggung”, kata Zuher.

“Senang sekali bisa kembali bersama mereka lagi, ‘keakraban’ itu membawa saya kembali ke masa-masa awal kami pertama kali kami memulai hampir 20 tahun yang lalu. Meskipun kami telah matang secara musikalitas, namun chemistry kami tidak pudar”, Nash.

Pada Januari 2022, Bhumiband bertemu kembali dengan anggota aslinya, Awi Rafael dan Nazri. Mereka merasa bahwa skena band di Singapura membutuhkan semangat baru setelah tidak aktif selama pandemi. Mereka mulai melakukan jamming dan mengerjakan materi baru dan berencana untuk merilis EP lagu-lagu berbahasa Melayu dan Inggris menjelang akhir kuartal pertama 2023.

Dengan pembatasan covid yang kini telah dicabut, Bhumiband berharap dapat menampilkan materi baru dan lagu-lagu lama yang sudah tidak asing lagi di tahun mendatang. Mereka juga sedang merencanakan untuk mengadakan tur di Malaysia/Indonesia.

TENTANG BHUMIBAND

Bhumiband adalah sebuah band Melayu independen asal Singapura. Dibentuk pada tahun 2003, band ini terdiri dari penyanyi utama Ard dan Awi Rafael, pianis dan pianis dan kibordis Hang Dimas, drummer Zuher, gitaris utama Athif, bassis Kif, dan pemain perkusi Eddy. Susunan personil band ini tetap statis sepanjang sejarahnya, dengan satu-satunya pengecualian yaitu keluarnya gitaris dan co-penulis lagu Nazri, Ard dan Kif pada tahun 2005. Hang Dimas kemudian bergabung dengan band Hujan pada tahun 2008.

Awi Rafael juga memiliki karier solo yang sukses solo yang sukses setelah Bhumiband. Irfan, Atiah dan Reamie menjadi anggota resmi resmi menjadi anggota pada tahun 2016.

Pada tahun 2005, Bhumiband meraih pengakuan regional dengan album pertama mereka album pertama mereka Suara Dunia. Album ini dinominasikan untuk 5 penghargaan, termasuk 2 kategori regional di Anugerah Planet Muzik (APM) 2005, yang merupakan acara penghargaan industri musik Melayu lokal. Album kedua band ini, Konspirasi Dunia kedua band ini, Konspirasi Dunia juga sama suksesnya pada tahun 2006.

Lagu “Goda” dari album ini ditampilkan dalam soundtrack asli dari film laga Malaysia, Remp-It. Setelah melakukan tur bersama bersama dengan band Indonesia Sheila on 7 dan rekaman tanpa henti di akhir 2006, band ini kemudian hiatus untuk mengikuti komitmen individu dan proyek-proyek individu.

Bhumiband kembali dengan formasi baru yang menampilkan Awi Rafael, Nazri, Kief & Zuher. Setelah merilis ‘ “EUFORIA’ dari album mini yang akan datang, band ini bersiap-siap untuk debut internasional pertama mereka dalam bahasa Inggris yang berjudul ‘INTO THE FIRE’ pada 12 Juli 2024.

Artikel Terkait