Band rock alternatif asal Bandung, for Revenge, mengejutkan penggemar dengan merilis versi akustik dari single mereka yang penuh emosi, “Sadrah.” Lagu ini kini tersedia di platform musik digital seperti Spotify, menghadirkan sisi lembut dari band yang dikenal dengan musik kerasnya.
Ide untuk merilis “Sadrah – Acoustic” tercetus dari keinginan for Revenge untuk menunjukkan dimensi lain dalam musik mereka. Setelah berdiskusi dengan Sony Music Entertainment Indonesia (SMEI), band yang digawangi oleh Moch Boniex Nurwega (vokal), Arief Ismail (gitar), Izha Muhammad (bass), dan Archims Pribadi (drum) ini segera memulai proses pengerjaan.
Proses produksi memakan waktu sekitar satu bulan, mulai dari konsep hingga rekaman. Aransemen akustik ini memberikan sentuhan lembut, termasuk perubahan cara bernyanyi Boniex yang lebih halus untuk menyatu dengan nuansa baru.
“Sadrah – Acoustic” menjadi lebih spesial dengan keterlibatan Meiska, yang sebelumnya pernah menyanyikan lagu ini bersama for Revenge di sebuah acara. Respons positif dari kolaborasi tersebut mendorong tim untuk melanjutkan kerja sama hingga ke versi akustik.
Selain “Sadrah,” for Revenge juga berencana menghadirkan versi akustik untuk lagu “Penyangkalan” dan “Semula.” Dalam proyek “Semula – Acoustic,” mereka akan berkolaborasi dengan More on Mumbles. Ketertarikan Boniex pada karakter suara Lintang, vokalis More on Mumbles, menjadi alasan di balik kolaborasi ini.
“Sadrah – Acoustic” diharapkan dapat menarik pendengar baru, terutama penikmat musik akustik yang mungkin belum familiar dengan for Revenge. Band ini juga berharap karya ini menunjukkan sisi lain dari musikalitas mereka.
“Kami ingin karya ini diterima dengan baik oleh pendengar, dan jika responsnya positif, mungkin akan ada lebih banyak single akustik di masa depan,” ungkap Boniex.
Single “Sadrah – Acoustic” kini dapat dinikmati di berbagai platform musik digital. Dukung terus perjalanan for Revenge dan nikmati karya terbaru mereka yang menyentuh hati!



















