Kolektif musik Mesin Waktu kembali menghadirkan karya terbaru yang penuh makna lewat single “B.B.T.H (Berita Buruk Tiap Hari)”, sebuah kritik sosial yang dikemas dalam balutan pop retro yang hangat, ringan, namun tetap menggigit.
“B.B.T.H” adalah ironi yang sengaja ditawarkan Mesin Waktu. Di satu sisi, musiknya terdengar menyenangkan dan mudah dinikmati. Namun di balik senandung itu, tersimpan keresahan mendalam tentang kondisi sosial, politik, dan lingkungan yang setiap hari menghantam ruang publik tanpa henti. Lagu ini menangkap rasa lelah kolektif — ketika kita tahu ada yang salah, tapi sering kali tak tahu harus mulai dari mana.
“Kami ingin lagu ini menjadi ‘pil pahit’ dengan ‘madu yang getir’,” ungkap Mesin Waktu.
“Pesan tentang ketidakadilan dan kerusakan lingkungan itu penting. Kami berharap penyampaiannya bisa menembus lebih banyak telinga lewat musik yang santai, asyik, tapi tetap punya daya tikam.”
Melalui lirik yang mengalir seperti obrolan sehari-hari, “B.B.T.H” menjadi ajakan halus namun tegas untuk tidak larut dalam apatisme. Lagu ini mengingatkan bahwa suara kritis tetap harus dijaga — meski dunia terasa bergerak terlalu cepat dengan berita buruk yang tak pernah habis.
Mesin Waktu, beranggotakan Ychenk (vokal), Christian Adi (gitar), Goenansa (bass), dan Didit (drum), telah dikenal dengan karakter pop retro yang segar dan mudah diingat. Di single ini, mereka memperkuat identitas musikalnya dengan komposisi yang hangat, groove yang rileks, serta melodi yang mengundang pendengar untuk bergoyang sambil merenung.



















