Sebagai minggu-minggu pembuka Ramadhan, Raim Laode merilis Single Bersenja Gurau dengan melibatkan teknologi AI untuk video musik dan artworknya.
Single “Bersenja Gurau” terinspirasi dari kutipan ayat suci yang bunyinya “Dan kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan senda gurau. Sedangkan negeri akhirat itu, sungguh lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Tidakkah kamu mengerti?” (QS al-An’am ayat 32).
Pada lirik verse kedua:
“semua akan baik saja sebab tuhan tlah berjanji setelah sempit ada kemudahan”
terinspirasi dari masalah hidup Raim Laode sebelum menikah dan mengutip ayat “Al Qur’an Surat Al-Insyirah Ayat 5-6 : “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”
Pada bagian bridge lirik
“kita miliknya semua telah tertulis dan akan kembali padanya”
adalah moto Raim Laode dalam menjalani kesuitan yang dikutip dari QS. Al-Baqarah Ayat 156 (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).
Raim Laode melibatkan teknologi AI (Artificial Inteligent) dalam proses kreatif artwork dan video lirik karena selalu menghadirkan kebaruan dan juga adapasi dalam perkembangan teknologi yang masih relevan terhadap zaman.
Sebuah karya yang bagus biasanya berasal dari dua tempat yaitu bahagia yang tinggi sekali dan sedih yang mendalam sekali. Single “Bersenja Gurau” adalah lagu yang sangat unik datang dari kombinasi kedua posisi itu. ditulis pada saat Raim Laode senang sekali dan di waktu bersamaan sedih sekali “pernikahan” yang penuh rintangan perbedaan agama dan lain lain.
Lagu ini juga diperuntukan kepada jiwa jiwa pekerja tanah rantau yang ambisi terhadap kerja dan ladi dalam keadaan sempit akan selalu ada kemudahan. Sebagai sarana kritik juga kepada arus indie teman teman yang menghabiskan senja dan salah mendefinisikannya senja bukan tentang kopi dan lagu indie tapi dia adalah hiburan atau hadiah dari pejalan kaki yang menjemput maghribnya.
Lagu “Bersenja Gurau” ini, selain dia adalah hadiah dari raim laode kepada penikmat karya menjelang ramadhan projek ini juga sebagai pintu untuk proyek yang sementara berlangsung dalam bentuk album dan rencana akan dirilis semester dua tahun ini.
Selain itu, ini adalah project pertama dari manajemen baru Raim Laode, dan juga label mandirinya yang pertama dalam bentuk produksi dikerjakan oleh team, mulai dari workshop, composing, recording, mixing, mastering semua dibuat oleh team Raim Laode dan juga di studio barunya.



















