Sodo Lanang Tawarkan Eksplorasi Baru Melalui Single Enerjik “ANARKI”

sodo-lanang-tawarkan-eksplorasi-baru-melalui-single-enerjik-anarki

Musisi asal Banyuwangi, Sodo Lanang, resmi merilis single terbarunya berjudul “ANARKI”, sebuah eksplorasi segar yang memadukan electronic, pop rock, dan funk. Single ini menandai babak baru dalam perjalanan musiknya melalui konsep “No Boundaries” — sebuah manifesto kebebasan bermusik tanpa batas genre maupun instrumen tertentu.

Berbekal latar belakang studi musik klasik, rock, dan blues, serta ketertarikannya pada karya musisi Jepang, Sodo menemukan identitas barunya yang lebih berani dan ekspresif. “ANARKI” menjadi karya pertama dari konsep ini, sekaligus penanda transformasi besar dalam kariernya.

Lagu “ANARKI” hadir sebagai ekspresi emosional tentang keberanian melawan keterikatan. Dengan lirik seperti “Ketakutan hanya rantai berkarat mengikat kekuatan, datang selamatkan keadilan, dunia, ledakkan saja!” hingga “Tak berdaya bukan berarti mati, diikat seraya bangkit lagi!”, Sodo mengajak pendengar untuk merayakan kebebasan, baik dalam pikiran maupun aksi nyata.

Secara musikal, “ANARKI” digubah dengan beat repetitif yang dinamis, menggabungkan elemen electronic dan distorsi gitar, lalu dibalut progresi chord funk yang memberi nuansa misterius. Seluruh proses produksi—mulai dari penulisan, aransemen, rekaman, hingga produksi—dikerjakan langsung oleh Sodo, dengan bantuan Gersson Girindra sebagai mixing & mastering partner. “Proses ini sangat personal. Saya menuangkan fantasi, kejujuran, dan jati diri saya apa adanya. Mungkin terdengar kasar, tapi tanpa kebohongan,” ungkap Sodo.

Single “ANARKI” resmi dirilis di seluruh digital streaming platform pada 8 September 2025, disusul dengan perilisan music video pada 22 September 2025 di YouTube. Artwork single ini merupakan hasil foto Robby Fierly, dengan desain grafis oleh Pudak Wangi.

Tentang Sodo Lanang

Lahir di Banyuwangi, 3 Juli 2001, Sodo Lanang memulai karier musiknya sebagai arranger saat kuliah di Universitas Negeri Surabaya pada 2019. Ia pernah terlibat dalam produksi musik untuk sejumlah artis Indonesia, seperti Syakir Daulay (“Surgaku Kini Bersamanya”, 2024; “Sholawat Sayyidi Sadat”, 2023), ADAM (“Sementara Saja”, 2023), dan Sania (“Menepis Bayang Kasih”, 2024).

Sebagai solois, ia merilis debut single “Cerita Cinta Sia-Sia” (2023), sebelum kembali dengan “ANARKI” yang membawa konsep musikal baru. Sodo tidak hanya menulis dan menyanyikan lagunya sendiri, tetapi juga memainkan berbagai instrumen seperti vokal, gitar, keyboard, bass, hingga synth.

Terinspirasi dari dunia anime shounen & action, Sodo ingin menghadirkan karya-karya yang bertenaga dan penuh fantasi visual. Ia berharap musiknya kelak dapat menjadi bagian dari produksi anime, baik sebagai lagu pembuka (OP) maupun penutup (ED).

Artikel Terkait