SURABAYA — Pertemuan antara puisi, visual, musik, dan sepatu menjadi fokus utama Veridis Quo: A Collision Between Poems & Visuals, sebuah pameran kolaborasi yang dihadirkan oleh Jackson Shoes bersama Artchemist di Surabaya.
Artchemist merupakan kolektif kreatif berbasis di Surabaya yang telah aktif dalam berbagai kegiatan seni lintas disiplin sejak 2015. Melalui Veridis Quo, keduanya mencoba melihat bagaimana sebuah gagasan dapat berubah ketika diterjemahkan ke dalam medium dan sudut pandang yang berbeda.
Berangkat dari pemikiran bahwa sebuah karya tidak selalu memiliki satu makna, Veridis Quo memberikan ruang bagi publik untuk melihat bagaimana puisi dapat diterjemahkan menjadi visual, sementara sebuah objek seperti sepatu juga dapat menjadi media untuk menyampaikan cerita dan ekspresi.
Bagi Jackson Shoes, kolaborasi ini menjadi kesempatan untuk memperluas cara melihat sepatu. Tidak hanya sebagai produk fashion yang digunakan sehari-hari, sepatu juga dapat menjadi bagian dari proses kreatif dan medium bagi seniman untuk menuangkan interpretasi mereka.
12 Seniman dengan Dua Pendekatan
Veridis Quo melibatkan 12 seniman yang bekerja dengan dua pendekatan berbeda.
Enam seniman merespons puisi karya Amir Mantis dan menerjemahkannya menjadi karya ilustrasi di atas kanvas. Sementara enam seniman lainnya membawa interpretasi visual mereka langsung ke permukaan sepatu Jackson.
Perbedaan medium tersebut menjadi bagian penting dari konsep pameran. Kata, gambar, bunyi, dan objek bertemu dalam satu ruang untuk menunjukkan bahwa satu gagasan dapat menghasilkan bentuk yang berbeda ketika diterjemahkan melalui pengalaman setiap seniman.
“Bagi kami, sepatu bukan hanya sesuatu yang dipakai, tetapi juga dapat menjadi medium untuk bercerita, berekspresi, dan berkolaborasi dengan seniman. Melalui Veridis Quo, kami ingin mengeksplorasi kemungkinan tersebut,” ujar Akmalia, Brand Marketing Jackson Shoes.
Lebih dari sekadar pameran visual, Veridis Quo juga menjadi ruang pertemuan antara seni dan kultur kreatif Surabaya. Kehadiran musik, puisi, ilustrasi, serta eksplorasi pada sepatu membuat pameran ini menawarkan pengalaman yang lebih luas bagi pengunjung.
Veridis Quo: A Collision Between Poems & Visuals akan berlangsung pada 7–13 September 2026 di Samata House, Jl. Lingga No. 6, Surabaya. Pameran dibuka setiap hari mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB dan dapat dikunjungi secara gratis serta terbuka untuk umum.
Melalui kolaborasi ini, Jackson Shoes dan Artchemist ingin menunjukkan bahwa sebuah karya dapat terus bergerak dari satu medium ke medium lainnya. Sebuah puisi bisa menjadi gambar, gambar dapat menghadirkan bunyi, dan sebuah sepatu dapat berubah menjadi bagian dari sebuah cerita.
Pada akhirnya, tidak ada satu cara untuk memahami sebuah karya. Setiap orang membawa pengalaman dan interpretasinya sendiri ketika berhadapan dengannya.
